Minggu, 27 Desember 2009

8 Makanan "Jahat" saat Natal

Kamis, 24 Desember 2009 - 12:27 wib

NATAL datang, sederet makanan lezat siap menggoda perut. Jangan sampai lemak dan kolesterol dalam tubuh bertambah setelah Anda menyantapnya tanpa batas.

Sebuah kajian dari New England Journal of Medicine menunjukkan, kebanyakan berat badan orang bertambah selama liburan. Tentu, sayang melewatkan sajian nikmat di depan mata.

Padahal, banyak makanan yang dihidangkan saat Natal tinggi kolesterol dan siap menambah berat badan, serta meningkatkan kolesterol darah Anda.

Untungnya, ada banyak cara untuk menghindari “perangkap” makanan Natal. Dilansir dari WebMD, berikut delapan makanan “jahat” yang sebaiknya dihindari sekaligus saran makanan yang “baik” dikonsumsi selama Natal.

Daging kalkun panggang

Kulit daging kalkun dan ayam mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Setiap gramnya, lemak jenuh mengandung lebih tinggi kalori dibandingkan protein atau karbohidrat.

Lemak jenuh menyebabkan kadar kolesterol darah meningkat. Karenanya, pilih daging putih karena mengandung lemak lebih rendah daripada daging merah.

Solusinya, konsumsi bagian dada daging kalkun atau daging putih lainnya tanpa kulit.

Buttery mashed potatoes

Jenis makanan ini biasanya mengandung banyak susu, mentega, dan garam. Secangkir mashed potatoes buatan sendiri yang dibuat dengan whole milk dan mentega mengandung 238 kalori.

Solusinya, lelehkan kentang tanpa susu, mentega, ataupun garam. Aduk bersama sodium rendah dan air kaldu ayam tanpa lemak.

Sweet potato casserole

Kentang manis adalah salah satu sayuran bernutrisi yang mengandung vitamin A dan C, juga kalsium, dan potasium. Bahan makanan ini jadi tidak sehat dikonsumsi karena diolah bersama marshmallows, mentega, dan gula.

Solusinya, cukup gunakan mentega dan gula setengah takaran, tapi tetap boleh gunakan marshmallows. Dengan ini, kalori dan lemak akan hilang, tanpa menghilangkan cita rasanya.

Camilan penyerta minuman

Hati-hati saat pesta Natal, makanan kecil penyerta minuman dan berbagai pencuci mulut lainnya mengandung lemak sangat tinggi, meski ukurannya kecil.

Solusinya, pilih udang dan buah-buahan segar sebagai makanan penutup yang bernutrisi dan rendah kalori.

Potato pancakes


Pancake kentang (latkes) ukuran medium mengandung lebih dari 250 kalori. Karena biasa diolah dengan cara digoreng, lemak yang dikandungnya juga tidak sedikit. Ditambah topping yang digunakan adalah sour cream, penambah berat badan lainnya.

Solusinya, gunakan minyak zaitun daripada minyak jagung. Kemudian saat mengonsumsinya, batasi diri Anda untuk hanya memakan beberapa latkes dengan saus apel dan tanpa pemanis di atasnya.

Caramel popcorn

Sebenarnya, popcorn adalah makanan ringan dari biji padi-padian yang bernutrisi. Tapi, tambahan karamel gula atau cairan pemanis lain bisa membuatnya makanan berlemak tinggi.

Solusinya, buat popcorn tawar. Toh, sama nikmatnya, plus tanpa kalori ekstra.

Egg nog

Alkohol, heavy cream, telur, dan gula dalam secangkir egg nog mengandung sekira 340 kalori dan 19 gram lemak.

Solusinya, buatlah egg nog rendah kalori dengan skim milk dan gula buatan.

Cakes & cookies

Godaan dari makanan tinggi karbohidrat meningkat selama Natal. Nyatanya, makanan berkarbohidrat melepaskan serotonin, bahan kimia yang memperbaiki mood.

Solusinya, konsumsi makanan ringan yang mengandung karbhohidrat kompleks, seperti cereal atau crackers gandum.

Mengetahui mana jenis makanan “jahat” adalah setengah dari jalan Anda untuk berperang dengan kolesterol tinggi. Kemudian, bantu diri Anda untuk manahan godaan dengan tip di bawah ini:

1. Manfaatkan aktivitas ngobrol dengan keluarga besar ataupun teman untuk memperlambat laju keinginan makan.

2. Di pesta, duduklah jauh dari meja makanan.

3. Kunyah permen karet untuk mengurangi keinginan mengunyah makanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar